Pos Sehat Al Huda, Jl. Sukarajin I Kota Bandung
+6285798493023

Mengunyah Lebih Lama, Bikin Langsing!

<a href="https://www.freepik.com/free-vector/kid-eating-strawberries-concept-illustration_60915312.htm#query=chewing%20food&position=42&from_view=search&track=ais">Image by storyset</a> on Freepik
Image by storyset on Freepik

Kita sering mendengar dari orang tua kita dulu untuk makan jangan terburu-buru. Tetapi, apakah kita mengetahui manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita? Ternyata, mengunyah lebih lama bikin langsing loh.

Hadits Rasulullah ﷺ tentang Jangan Makan Tergesa-Gesa

Di dalam satu hadits, Ibnu 'Umar radhiallahu'anhu mengatakan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Apabila seseorang dari kalian sedang makan janganlah dia tergesa-gesa hingga dia menyelesaikan kebutuhan (makan)-nya sekalipun salat jamaah sedang dilaksanakan." (HR. Al Bukhari No. 633, HR. Muslim No. 868)

Bila tuan rumah atau keluarga kita telah menghidangkan makanan sementara kita sedang dalam kondisi lapar, maka, lebih baik kita makan terlebih dahulu. Faidah dari hadits di atas adalah agar hati kita lebih tenang dan tidak memikirkan makanan saat menunaikan sholat. Namun, kita lebih baik tidak sering melakukan kondisi seperti ini.

Mengunyah Lebih Lama Membantu Makan Lebih Sedikit dan Menurunkan Asupan Kalori

Mengunyah lebih lama bikin langsing dengan cara sebagai berikut. Peningkatan frekuensi mengunyah akan menekan hormon rasa lapar (ghrelin) sekaligus melepaskan hormon kenyang (leptin). Seluruh proses “kenyang” ini memakan waktu 20 menit. Bila kita makan lebih lama dari biasanya, maka memberi waktu otak menerima proses persinyalan kenyang sehingga nafsu makan kita akan menurun sekaligus merasa kenyang lalu berhenti makan.

Mengunyah lebih lama mengurangi perasaan lapar lebih cepat sehingga menekan asupan makanan secara keseluruhan dan menurunkan asupan energi. Sebuah penelitian menunjukkan asupan kalori menurun sebanyak 9,5% ketika kita mengunyah 1,5 kali lebih banyak daripada normal dan menurun 15% saat kita mengunyah 2 kali lebih banyak.

Sebaliknya, makan terlalu cepat dapat mengakibatkan over-eating karena otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproses rangkaian sinyal lapar-kenyang di atas. Makan terlalu cepat berhubungan dengan risiko obesitas yang lebih tinggi sebesar 115%.

Manfaat Lain Mengunyah Lebih Banyak

Mengunyah lebih lama membantu proses pencernaan lebih sehat karena makanan dilumatkan sampai dengan siap diserap oleh usus.

Menambah kenikmatan makanan yang dimakan

Menambah rasa tenang, tidak terburu-buru, menurunkan stres, dan merasa memegang kendali

Oleh karena itu, aktivitas mengunyah yang meningkat dapat menjadi salah satu modalitas penanganan obesitas.

Saran untuk mengunyah lebih lama

Hindarkan rasa lapar yang berlebih dengan cara mengonsumsi makanan selingan tinggi serat

Frekuensi mengunyah yang dianjurkan adalah 25 kali karena dirasakan lebih nyaman ketimbang harus mengunyah sebanyak 40 kali atau bahkan hanya 10 kali saja.

Letakkan sendok dan garpu saat Anda sedang mengunyah

Campur makanan dengan makanan tinggi serat sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunyah

Matikan layar gadget, hape, televisi. Pusatkan fokus kita hanya pada makanan kita makan.

Sumber: 

https://muslimah.or.id/5532-adab-makan-dan-minum.html

https://time.com/4736062/slow-eater-chew-your-food/

https://www.healthline.com/nutrition/eating-slowly-and-weight-loss#thorough-chewing

Li J, Zhang N, Hu L, Li Z, Li R, Li C, Wang S. Improvement in chewing activity reduces energy intake in one meal and modulates plasma gut hormone concentrations in obese and lean young Chinese men. Am J Clin Nutr. 2011 Sep;94(3):709-16. doi: 10.3945/ajcn.111.015164. Epub 2011 Jul 20. PMID: 21775556.

http://dx.doi.org/10.1016/j.physbeh.2015.07.017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *