
Memang ada hubungannya? Pada artikel kali ini, kita akan mengulas mengenai olah raga membuat otak pintar. Selama ini kita hanya mengetahui manfaat olah raga bagi otot, pernapasan, dan sistem jantung kita. Tetapi, apakah kita mengetahui olah raga dapat membuat otak kita menjadi lebih pintar?
Ilmu pengetahuan terkini menunjukkan adanya hubungan antara olah raga dengan fungsi dan struktur otak. Peneliti telah membuktikan adanya hubungan positif antara olah raga dan kemampuan kecerdasan (kognisi) otak kita.
Olah Raga Menambah Jumlah Sel Otak
Olah raga terbukti menambah jumlah sel otak (neuron) baru di area hippocampus, sebuah area di otak yang berfungsi sebagai penyimpanan memori jangka panjang. Oleh karena itu, olah raga dapat meningkatkan memori kita. Memori yang baik dapat menunjang produktivitas karena kita tidak mudah lupa.
Olah raga membantu meningkatkan daya fokus dan konsentrasi kita terutama dalam 2 jam pertama karena olah raga terbukti menambah sel neuron di prefrontal cortex, area otak yang berfungsi pada pengambilan keputusan, pertimbangan dan kecerdasan.
Olah Raga Meningkatkan Mood
Olah raga juga merangsang pengeluaran hormon neurotransmiter seperti dopamin, noradrenalin, dan serotonin sehingga meningkatkan mood kita. Kita merasa lebih rileks dan santai setelah berolah raga terlebih lagi bila olah raga kita lakukan bersama keluarga atau rekan. Secara jangka panjang, kita tidak mudah stres karena hormon-hormon di atas berperan juga pada pencegahan stres.
Aliran darah dan tekanan darah ke otak akan meningkat ketika kita berolah raga. Aliran darah yang meningkat di otak mensuplai lebih banyak energi dan oksigen sehingga otak dapat bekerja lebih baik.
Jenis Olah Raganya
Pada dasarnya, bukan jenis olah raga yang menguras terlalu tenaga dan keringat kita. Cukup olah raga yang dapat meningkatkan denyut jantung (jenis olah raga aerobik) dan mengeluarkan keringat sekadarnya, dapat memberikan dampak positif olah raga membuat otak pintar. Jenis olah raga seperti jogging ringan, jalan cepat, bersepeda, atau berenang 3 – 4 kali per pekan selama 20 – 30 menit setiap sesi sudah cukup. Malahan, olah raga sedang-berat yang hanya 1 – 2 kali sepekan kurang memberikan manfaat. Intinya adalah kontinuitas.
Sumber:
- https://www.health.harvard.edu/blog/regular-exercise-changes-brain-improve-memory-thinking-skills-201404097110
- https://academic.oup.com/ijnp/article/8/3/357/910005
- https://static1.squarespace.com/static/5651cdc8e4b03de1aca6c145/t/56b90d42d51cd446dcd8b01b/1454968131173/Basso_etal++2015.pdf
- https://static1.squarespace.com/static/5651cdc8e4b03de1aca6c145/t/5a944ee9f9619a83af8d6385/1519668971239/Basso_Suzuki_2017.pdf
- https://www.scientificamerican.com/article/why-do-you-think-better-after-walk-exercise/#:~:text=Research%20shows%20that%20when%20we,makes%20our%20brain%20perform%20better.